Ia mengingatkan masyarakat, untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan keamanan selama tahapan kampanye berlangsung.
“Mari kita sama-sama menjaga ketertiban dan keamanan pada saat pelaksanaan kampanye,” katanya.
Menurutnya, bahwa kedamaian menjadi hal yang wajib diciptakan, selama jalannya tahapan Pilkada.
“Bagi kami pemerintah daerah, kedamaian itu adalah hal yang wajib kita ciptakan. Pilkada ini harus damai, karena sangat penting untuk mendapatkan pemimpin terbaik yang akan memimpin Kabupaten Gorontalo lima tahun ke depan,” tegasnya.
Menjelang hari pemungutan suara pada tanggal 27 November nanti, kata Burhan, seluruh petugas lapangan baik itu KPU, PPK, PPS dan KPPS, maupun petugas pengamanan, dijamin kesehatannya.
“Pengalaman sebelumnya, banyak petugas di lapangan yang sakit. Oleh sebab itu, tim kesehatan Kabupaten Gorontalo akan siaga untuk mendampingi tugas Bapak/Ibu di lapangan,” tuturnya.
Dengan demikian, ia mengungkapkan, bahwa Pemerintah Kabupaten Gorontalo telah berkoordinasi dengan BPJS Ketenagakerjaan, untuk memastikan perlindungan kesehatan bagi para penyelenggara Pilkada.
“Kami telah menerima surat dari BPJS Ketenagakerjaan dan akan kami koordinasikan dengan KPU maupun Bawaslu untuk menjamin kesehatan Bapak/Ibu melalui jaminan ketenagakerjaan,” pungkas Burhan Ismail.
Perlu diinformasikan, malam penutupan semarak pilkada, yang diselenggarakan ditingkat KPU Kabupaten Gorontalo, dihadiri oleh unsur Bawaslu Kabupaten Gorontalo, KPU Provinsi Gorontalo, unsur forkopimda, serta anggota badan Adhoc (PPK dan PPK) seKabupaten Gorontalo.








