Welcome to www.definitif.id | Pasti, Jelas dan Terpercaya | Copyright 2022

Polisi Dalami Kasus Dugaan Pemotongan Gaji Cleaning Service di SPNF SKB Pulubala

Ilustrasi pemotongan gaji. (Ist)

Definitif.id, Gorontalo – Polisi tengah mendalami kasus dugaan pemotongan gaji Cleaning Service (CS) di Satuan Pendidikan Non Formal (SPNF) Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Pulubala, Kabupaten Gorontalo. Sejumlah pihak pun saat ini tengah dimintai keterangan terkait perihal tersebut.

“Jadi tadi saya dari Polsek (Pulubala) dengan istri (CS) untuk di BAP,” kata Hengki Paudi, suami dari Wirna Nggau selaku CS di SPNF SKB Pulubala, Senin (22/07/2024).

“Yang ditanya tadi macam saya pe keterangan di ini (media) itu, istri saya juga begitu,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Kepolisian Sektor (Polsek) Pulubala, Ipda Ryan Sukma Wibawa, S.Tr.K., saat dikonfirmasi membenarkan pemanggilan sejumlah pihak untuk dimintai keterangan terkait kasus tersebut.

“Iya pak. Untuk informasi lebih lanjut nanti saya sampaikan, karena masih dalam proses klarifikasi,” singkatnya, lewat pesan WhatsApp.

Sebelumnya, Wirna Nggau mengeluhkan soal dugaan pemotongan gaji yang dialaminya yang diduga dilakukan oleh Kepala SPNF SKB Pulubala.

Menurut Wirna, bahwa dugaan pemotongan gaji tersebut terjadi selama tiga bulan berturut-turut. Hal itu terungkap setelah dirinya melihat secara langsung lewat lembaran dokumen SPJ yang tercecer.

“Gaji pertama itu cuma Rp 500.000, sedangkan di SPJ Rp 750.000. Cuma pertama selama tiga bulan saja itu yang Rp 500.000, selanjutnya sudah Rp 750.000,” ungkapnya, Rabu (17/07/2024).

Selain itu, Wirna juga mengeluhkan soal biaya pulsa listrik SPNF SKB yang dibebankan kepadanya dan suaminya.

“Kalau pulsa listrik disuruh isi juga tiap bulan, biasa Rp 50.000 tiap bulan,” tandasnya. (Red)

Bagikan: