Definitif.id, Banyuwangi – Pada hari ini, Senin (20/03/2023), ratusan massa yang tergabung dalam LBS Jet Lie Team Banyuwangi melakukan aksi demonstrasi di depan gedung Kejaksaan Negeri (Kejari) Banyuwangi dan kantor Bupati Banyuwangi.
Mereka menuntut penangkapan seorang tersangka kasus anggaran makan minum (mamin) fiktif di Banyuwangi yang hingga kini belum ditangkap oleh pihak Kejaksaan.
Tersangka yang belum ditangkap itu diduga sebagai anak emas mantan Bupati Banyuwangi, sehingga timbul asumsi masyarakat bahwa pihak berwenang enggan menangkapnya karena kedekatannya dengan mantan Bupati Anas yang kini menjabat sebagai Menteri Pan RB.
Koordinator Aksi dari LBS Jet Lie Team Banyuwangi, Yahya Umar, mengatakan, pihaknya telah berupaya menekan penangkapan tersangka tersebut, namun hingga saat ini belum ada tindakan dari pihak Kejaksaan.
“Kita akan terus menekan pihak Kejaksaan segera menangkap tersangka dan bisa menetapkan tersangka lain yang diduga kuat ada yang terlibat,” ucapnya.
Mereka meminta agar pihak Kejaksaan segera menangkap tersangka dan membawa kasus ini ke Pengadilan.
Selain itu, mereka juga berorasi di depan kantor Bupati Banyuwangi untuk menuntut pencopotan dan memberhentikan tersangka dari seluruh jabatan yang diemban.
“Segera copot dan berhentikan tersangka NH dari semua jabatan, apalagi sekarang NH menjabat sebagai tim ahli bidang SDM, dan jabatannya sekarang menjadi pembisik Bupati, kami khawatir Bupati bisa-bisa dibisiki untuk korupsi juga,” ungkap Yahya.
Pantauan Media ini, aksi demonstrasi tersebut berlangsung dengan damai dan tertib, dan pihak Kepolisian yang berjaga di lokasi memantau situasi dengan ketat untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.
Untuk diketahui, kasus anggaran mamin fiktif itu telah berlangsung selama berbulan-bulan dan merugikan keuangan negara sebesar ratusan juta rupiah. Namun setelah penetapan tersangka dalam kasus tersebut, belum ada satu pun tersangka yang ditahan. (gung)
