Definitif.id, Gorontalo – Aksi unjuk rasa (unras) oleh mahasiswa yang hendak menyampaikan aspirasi terkait penolakan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Cipta Kerja di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Gorontalo, pada Rabu (12/04/2023), akhirnya berlangsung secara tertib dan lancar.
Aksi unras yang digelar kedua kali di DPRD Provinsi Gorontalo itu diterima oleh Ketua Fraksi Partai Demokrat Erwin Ismail. Menurut Erwin, aksi mahasiswa tersebut adalah hal yang biasa dan harus direspon secara tepat.
“Namanya juga mahasiswa, fungsi kritis mereka lewat aksi itu adalah hal yang biasa. Tugas kita adalah menerima dan membuka ruang dialog,” kata Erwin dalam keterangannya.
Bagi Erwin, isu Perppu Cipta Kerja adalah isu krusial yang membuat resah. Oleh karena itu, dirinya merasa bahwa aspirasi tersebut tidak boleh diabaikan.
“Kami Partai Demokrat memang fokus betul terhadap isu Cipta Kerja ini. Karena memang sejak awal partai kami menanggap Cipta Kerja ini problem yang serius,” tegasnya menandaskan.
Seperti diketahui, aksi unras yang menolak Perppu Cipta Kerja di DPRD Provinsi Gorontalo itu berakhir ricuh, pada Senin (10/04/2023) kemarin. Dalam aksi tersebut, terdapat sejumlah aparat kepolisian yang mengalami luka-luka. (*)







