HomeNews

Terkait Polemik Parkir, Robin Bilondatu Dipanggil Dewan Pengawas RSUD MM Dunda

Robin : Saya tidak bersedia memberi keterangan kepada Dewas. Menurut saya undangan itu salah sasaran

Definitif.id, Kabupaten Gorontalo – Menyusul ramainya pemberitaan polemik pengelolaan parkir di BLUD RSUD MM Dunda Limboto, Dewan Pengawas rumah sakit akhirnya memanggil aktivis Provinsi Gorontalo, Robin Bilondatu, untuk dimintai klarifikasi. Pemanggilan itu tertuang dalam surat bernomor 04/VII/Dewas.BLUD tertanggal 10 Juli 2025, dengan jadwal pertemuan Jumat, 11 Juli 2025 pukul 13.00 Wita di ruang Dewas.

Robin yang dikonfirmasi usai pertemuan menyatakan bahwa dirinya memang hadir atas undangan tersebut, namun menolak untuk memberikan keterangan kepada Dewan Pengawas.

“Saya tidak bersedia memberi keterangan kepada Dewas. Menurut saya undangan itu salah sasaran. Seharusnya mereka periksa dulu pihak BLUD, bukan langsung saya. Saya hormati undangan itu, tapi bukan berarti saya wajib menjawab,” ujar Robin.

Robin menyampaikan bahwa setelah ia menyatakan keberatan untuk dimintai keterangan, Ketua Dewas Sahmid Hemu hanya melakukan perbincangan ringan dengannya. Ia kembali menegaskan bahwa dirinya hanya bersedia memberi keterangan apabila diminta secara resmi oleh pihak Kejaksaan, sebab ia telah melakukan koordinasi dan pelaporan terkait dugaan pelanggaran di RSUD MM Dunda, mulai dari pelayanan, parkir, pengadaan obat hingga proyek konstruksi.

“Saya sudah kantongi beberapa bukti, dan jika pihak Kejaksaan memerlukan, saya siap ungkap semua,” tegasnya.

Lebih lanjut, Robin juga menilai bahwa pernyataan pihak manajemen rumah sakit yang berubah-ubah dalam menjawab pertanyaan media soal pendapatan parkir saat pengelolaan diswakelola, memperlihatkan indikasi adanya informasi yang disembunyikan.

Bagikan:   
Exit mobile version