Definitif.id, Kabupaten Gorontalo – Wakil Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Gorontalo (UG), Fajrin Bilantalo, mengecam keras dugaan pemukulan yang dilakukan oleh oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Gorontalo terhadap mahasiswa yang melakukan demonstrasi.
Menurut Fajrin, apa yang dilakukan oleh oknum pegawai Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Gorontalo itu tidak mencerminkan sosok sebagai ASN.
“Perilaku yang diperlihatkan itu bukanlah perilaku dari seorang ASN, yang kami tau dan masyarakat tau, ASN itu berperilaku baik, bukan malah main pukul begitu,” ungkap Fajrin, Jumat (29/09/2023).
“Aksi kami kemarin adalah soal kritik yang kemudian dilaporkan, padahal sudah jelas tertuang dalam konstitusi untuk kebebasan berpendapat secara lisan maupun tulisan,” lanjutnya.
Bahkan dengan kejadian itu, Fajrin melihat pembungkaman terhadap aktivis yang melakukan kritik begitu nyata di zaman yang katanya sudah merdeka.
“Bukan hanya kritik yang dilaporkan, tapi juga mendapatkan tindakan kekerasan dari salah satu oknum ASN Pemda yang merupakan pegawai Kominfo. Ini artinya bahwa masih ada upaya-upaya pembungkaman terhadap kritikan ataupun aksi demontrasi di jaman yang sudah merdeka ini,” tegas Fajrin.
Seperti diketahui, pada tanggal 26 September 2023, BEM UG melakukan demo di 3 titik, yaitu di Polres Gorontalo, DPRD Kabupaten Gorontalo, dan Pemda Kabupaten Gorontalo.
