HomeNews

Warga Gorut Diminta Waspadai Uang Palsu Melalui Money Politik

Ayi mengungkapkan, kabar terbaru menyebutkan adanya rencana serangan fajar menggunakan uang palsu atau “uang gaib” yang dibuat dengan cara tidak wajar.

“Saat ini beredar kabar bahwa akan ada uang gaib, uang yang dibuat dengan kekuatan mistis seperti memotong sapi setiap Jumat, uang cetakan printer, hingga uang mainan. Uang ini rencananya akan disebar oleh oknum timses untuk memengaruhi pilihan warga,” jelas Ayi.

Ia mengimbau masyarakat yang ditawari uang tersebut untuk menolak, karena menerima, menyimpan, atau mengedarkan uang palsu dapat berujung pada sanksi hukum.

Demokrasi Rusak Jika Pemilih Terpengaruh Uang Palsu  

Ayi menegaskan, memilih pemimpin hanya karena iming-iming uang palsu akan merusak demokrasi dan perekonomian.

“Belum memimpin saja sudah membohongi rakyat dengan uang palsu, apalagi jika sudah terpilih? Jangan sampai hanya karena menerima Rp100-200 ribu, masyarakat justru berurusan dengan polisi,” tegasnya.

Ia mengingatkan agar masyarakat Gorut tetap waspada dan tidak terjerat praktik money politik yang tidak hanya merugikan diri sendiri, tetapi juga masa depan daerah.

Berkaca dari beberapa Pilkada di daerah lain, penggunaan uang palsu dalam money politik kerap terjadi. Masyarakat diharapkan lebih cermat dan memilih berdasarkan integritas calon, bukan karena iming-iming sesaat.

Bagikan:   
Exit mobile version