Definitif.id, Gorontalo — Sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Gorontalo dari Daerah Pemilihan (Dapil) IV Kabupaten Gorontalo B menggelar reses gabungan masa persidangan pertama tahun 2025–2026 di Aula Kantor Desa Dunggala, Kecamatan Tibawa, Jumat (24/10/2025).
Reses ini dihadiri oleh empat legislator, yakni Umar Karim, Manaf Hamzah, Venny Anwar, dan Syarifudin Bano, serta melibatkan sejumlah instansi teknis seperti Balai Wilayah Sungai (BWS), Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN), BPBD, Bappeda, dan Dinas PUPR baik dari tingkat provinsi maupun kabupaten.
Kegiatan tersebut berfokus pada upaya penanganan banjir yang kerap melanda wilayah Kecamatan Tibawa. Delapan kepala desa yang desanya sering terdampak turut hadir, di antaranya dari Desa Dunggala, Datahu, Tolotio, Isimu Selatan, Isimu Utara, Isimu Raya, Balahu, dan Molowahu, bersama perwakilan masyarakat masing-masing.
Dalam sambutannya, Ketua Tim Reses, Umar Karim, menjelaskan bahwa agenda tersebut digelar agar para pengambil kebijakan dapat mendengar langsung keluhan warga terkait kondisi di lapangan.
“Kami datang ke sini untuk mendengar langsung persoalan di masyarakat. Terus terang saja, kami yang tinggal di luar Isimu hanya bisa melihat banjir ini lewat berita, televisi, atau media sosial,” ujar Umar Karim.
Menurutnya, warga dan para kepala desa merupakan pihak yang paling memahami penyebab utama terjadinya banjir karena bersentuhan langsung dengan kondisi lapangan.
“Yang paling tahu persoalan di sini tentu masyarakat dan aparat desa yang setiap hari merasakan dampaknya,” tambahnya.








