Welcome to www.definitif.id | Pasti, Jelas dan Terpercaya | Copyright 2022

Klarifikasi Persoalan dengan Bank Sumselbabel, Ketua IWO PALI Mengelar Press Conference

Efran lalu membeberkan peristiwa saat dirinya nyaris mendapat tindakan kekerasan dari salah satu pegawai BSB bernama Hendra.

“Sampai dua tiga orang pegawai yang memegang pak Hendra dengan emosi tinggi sambil mengeluarkan kata-kata kasar pada saya,” ujar Efran.

Advertisements
Advertisements

Menurut Efran, setelah selesai mewawancara di ruang kerja Kepala Cabang BSB Pendopo tidak ada indikasi akan terjadi keributan.

Sembari menunggu pertemuan dengan Wakil Kepala Cabang yang mengikuti zoom meeting, kata Efran, saat itulah bermula peristiwa terjadi ketegangan dengan Hendra

“Dia mengajak saya masuk ke kamar mandi,” pungkas Efran.

Efran mengaku curiga dengan gelagat Hendra yang membawa amplop putih ditangannya, dengan spontan dia menolak sembari menghidupkan kamera handphone.

“Sontak saya merasa tersinggung, jangan-jangan Hendra mau menjebak saya, itu yang ada dalam pikiran saya,” tandas Efran.

Lebih lanjut Efran menerangkan Hendra tidak terima karena tidak meminta ijin ulahnya direkam sehingga terjadilah cekcok dan bersitegang hingga keributan tidak terelakan.

Atas peristiwa itu, Efran lalu berkoordinasi dengan Satuan Intelkam Polres PALI karena tidak terima dengan perlakuan Hendra. Tak hanya itu, dalam waktu dekat Efran akan berkoordinasi tim kuasa hukum dan Otoritas Jasa Keuangan di Palembang.

Erfan menuturkan bahwa Ia juga telah menghubungi Sekretaris Perusahaan BSB Pusat Jaka Baring Palembang untuk menindaklanjuti kejadian yang menimpanya.

“Saya sudah berkomunikasi dengan Pak Normandi Akil, saya meminta bank Sumsel Pusat menurunkan tim pencari fakta atas kesalahan yang dilakukan oknum bank Sumsel Pendopo mencairkan BLT tanpa surat kuasa,” imbuh Efran.

Tak hanya itu, Efran meminta BSB Pusat memberikan saksi berat kepada Hendra yang bersikap arogan terhadapnya.

“Pegawai bank itu setahu saya sangat ramah, orang seperti Hendra ini akan menghancurkan dan mencoreng nama perusahaan,” tegas Efran.

Sementara, Sekretaris Perusahaan BSB Pusat Palembang, Normandi Akil dalam balasan WhatsApp yang dikirimkan kepada Erfan mengatakan akan menindaklanjuti peristiwa yang terjadi di BSB Cabang Pendopo.

Bagikan: