Atas peristiwa itu, Efran lalu berkoordinasi dengan Satuan Intelkam Polres PALI karena tidak terima dengan perlakuan Hendra. Tak hanya itu, dalam waktu dekat Efran akan berkoordinasi tim kuasa hukum dan Otoritas Jasa Keuangan di Palembang.
Erfan menuturkan bahwa Ia juga telah menghubungi Sekretaris Perusahaan BSB Pusat Jaka Baring Palembang untuk menindaklanjuti kejadian yang menimpanya.
“Saya sudah berkomunikasi dengan Pak Normandi Akil, saya meminta bank Sumsel Pusat menurunkan tim pencari fakta atas kesalahan yang dilakukan oknum bank Sumsel Pendopo mencairkan BLT tanpa surat kuasa,” imbuh Efran.
Tak hanya itu, Efran meminta BSB Pusat memberikan saksi berat kepada Hendra yang bersikap arogan terhadapnya.
“Pegawai bank itu setahu saya sangat ramah, orang seperti Hendra ini akan menghancurkan dan mencoreng nama perusahaan,” tegas Efran.
Sementara, Sekretaris Perusahaan BSB Pusat Palembang, Normandi Akil dalam balasan WhatsApp yang dikirimkan kepada Erfan mengatakan akan menindaklanjuti peristiwa yang terjadi di BSB Cabang Pendopo.
“Waalaikum salam. Mhn maaf pak efran, Info bapak akan saya teruskan kebagian Humas dan Cabang pendopo pali. Terimaksih banyak Infonyo,” tulis Normandi dipesan singkat yang dikutip pada Tintamerah.co.id, Kamis (29/09/2022).
“WA bapak sdh saya teruskan ke Pak Darmiansyah. Tolong bapak koordinasi dulu dg pak darmiansyah selaku pemimpin cabng. Kagek beliau yg akan mengkomunikasikan dg unit kerja terkait. Demikian pak tksh,” tulis Normandi. (Jemy)








