Definitif.id, Bulukumba – Sebelum memasuki masa tanam gadu (MT1) tahun 2022/2023 yang diperkirakan akan dimulai pada akhir bulan Oktober 2022 sampai bulan Desember 2022, Pemerintah Desa Bontonyeleng kembali berencana akan menganggarkan pengadaan bibit kacang tanah.
Hal ini dilakukan oleh pemerintah Desa Bontonyeleng karena melihat antusias petani sangat tinggi untuk menanam kacang tanah
“Panen kacang terus berlanjut, memasuki awal bulan September ini panen komoditas kacang tanah sudah hampir selesai, kami pemerintah Desa kembali akan menganggarkan bibit kacang tanah di APBDes perubahan nanti, mengingat semangat petani menanam kacang tanah sangat tinggi,” kata Kepala Desa Bontonyeleng, Andi Mauragawali Andi Sappewali kepada media Definitif.id saat ditemui di lokasi panen kacang tanah. Sabtu, (03/09/2022).
Mantan legislator periode 2009 – 2014 ini yang akrab disapa Opu menyebutkan, rencananya untuk kembali menganggarkan pengadaan bibit kacang tanah ini, masih merupakan kelanjutan program ketahanan pangan hayati dan nabati. Dimana sumber pendanaannya 40% dari Dana Desa sebagaimana yang diatur dalam Perpres 104 tahun 2021.

“Dan ini masih kelanjutan program ketahanan pangan hayati dan nabati. Dimana dananya 40% dari Dana Desa yang diatur dalam Perpres 104 tahun 2021,” pungkasnya.
Sementara itu, petani di Desa Bontonyeleng sangat menyambut baik rencana Pemerintah Desa yang akan kembali berencana untuk pengadaan bibit kacang tanah untuk para petani.








