Definitif.id, Gorontalo – Isu pemalsuan transkrip nilai oleh Tony Uloli kembali dihembuskan oleh lawan politik sama seperti tahun 2011 silam, mendapat tanggapan dari Juru Bicara (Jubir) Komando TU, Rahmat Mamonto.
Rahmat menegaskan bahwa isu murahan tersebut merupakan isu lama yang sengaja dihembuskan kembali oleh lawan politik dan isu murahan tersebut sudah selesai tahun 2011, serta apa yang diisukan tersebut tidak terbukti.
“Kasus ini sudah diselesaikan pada saat itu dan tidak terbukti. Kini, isu ini sengaja diangkat kembali oleh oknum tak bertanggung jawab karena elektabilitas pasangan Tony Uloli dan Marten Taha (TU-MT) terus meningkat,” kata Rahmat.
Rahmat juga menyoroti bahwa strategi ini merupakan upaya untuk merusak reputasi pasangan TU-MT. “Ini kampanye hitam. Kami tetap fokus pada misi memenangkan Pak TU dan Pak Marten. Elektabilitas mereka terus naik dan itu membuat lawan politik resah,” lanjutnya.
Ia juga menjelaskan bahwa isu yang diangkat kembali ini tidak relevan dengan pencalonan saat ini. “KPU Provinsi Gorontalo telah memastikan proses pencalonan sesuai ketentuan, jadi kami tidak khawatir dengan isu ini,” tegas Rahmat.
Tim Komando TU menegaskan tidak akan tergoyahkan oleh propaganda negatif tersebut. Mereka akan tetap menjalankan kampanye dengan profesionalisme, memastikan bahwa dukungan terhadap pasangan TU-MT semakin kuat.
“Kami yakin masyarakat Gorontalo bijak dalam menilai dan tidak akan terpengaruh oleh isu-isu murahan yang dihembuskan untuk menjatuhkan kandidat yang mereka dukung,” tambah Rahmat.







