Definitif.id, Gorontalo – Kepala Bulog Gorontalo, Laode Suleman, akhirnya memberikan penjelasan terkait temuan beras bantuan pangan yang diduga kurang takaran di Desa Ulapato A, Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo.
Saat ditemui di Kantor Bulog Gorontalo, Laode mengungkapkan bahwa pihaknya bergerak cepat setelah menerima laporan dari pemerintah desa dan masyarakat terkait adanya dugaan pengurangan berat beras bantuan yang seharusnya diterima warga sebanyak 20 kilogram per keluarga penerima manfaat (KPM).
Menurutnya, Bulog langsung melakukan identifikasi serta menggelar rapat koordinasi bersama pihak Jasa Prima Logistik (JPL) selaku penanggung jawab distribusi dan pemuatan beras bantuan. Selain itu, rapat juga melibatkan unsur Babinsa guna memastikan permasalahan tersebut dapat ditangani secara transparan.
“Dari hasil identifikasi dan rapat yang kami laksanakan, pelaku yang melakukan pengurangan isi beras sudah teridentifikasi. Yang bersangkutan juga telah mengakui perbuatannya dan menyatakan siap mengganti seluruh kekurangan beras yang diterima masyarakat,” ujar Laode, Kamis (4/6/2026).
Meski demikian, Laode tidak menjelaskan secara rinci identitas pelaku maupun sejak kapan praktik tersebut terjadi. Ia hanya memastikan bahwa Bulog telah memperoleh pengakuan langsung dari pihak yang diduga bertanggung jawab atas berkurangnya isi beras bantuan tersebut.
Ketika ditanya apakah kasus serupa hanya terjadi di Desa Ulapato A atau juga ditemukan di wilayah lain, Laode mengungkapkan bahwa hasil evaluasi internal menemukan adanya pengakuan terkait kejadian serupa di tiga desa.








