Definitif.id, Jakarta – Dalam upaya mempercepat pembangunan sektor peternakan di wilayahnya, pimpinan dan anggota Komisi II DPRD Provinsi Gorontalo melakukan kunjungan kerja ke Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) Kementerian Pertanian Republik Indonesia. Pertemuan yang berlangsung di Gedung C Lantai 6 Kementerian Pertanian ini menjadi langkah konkret dalam mengawal masuknya program hilirisasi industri ayam terintegrasi ke Provinsi Gorontalo.
Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Direktur Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan RI, Hendra Wibawa, bersama jajaran pejabat terkait. Dalam diskusi yang berlangsung hangat, kedua belah pihak membahas secara mendalam mengenai kesiapan daerah dalam menyambut program strategis nasional tersebut, sekaligus menyelaraskan arah kebijakan pengembangan industri ayam berbasis hilirisasi yang akan diterapkan di Gorontalo.
Wakil Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Ridwan Monoarfa, menegaskan bahwa program hilirisasi industri ayam terintegrasi membuka peluang emas bagi daerahnya untuk memperkuat pilar ekonomi kerakyatan. Menurutnya, program yang digagas pemerintah pusat ini tidak sekadar membangun infrastruktur peternakan, melainkan menciptakan ekosistem usaha yang berkelanjutan dan berkeadilan bagi para peternak rakyat. “Peternak rakyat harus ditempatkan sebagai subjek utama. Dengan sistem terintegrasi, mereka akan memiliki kepastian usaha, stabilitas harga, serta akses pasar yang lebih luas,” ujar Ridwan dalam keterangannya.







