Dedinitif.id, Gorontalo Utara – Aktivis kritis Indra Rohandi Parinding, S.Farm, mengungkapkan keprihatinannya terhadap sistem pelayanan dan uji layak fungsi Rumah Sakit Pratama Tolinggula di Gorontalo Utara. Indra menilai, bahwa sistem pelayanannya masih belum efektif dan masih amburadul.
Menurut Indra, keberadaan alat kesehatan seperti alat radiologi belum optimal digunakan. Ia pun menuturkan sesuai informasi yang ia dapatkan, bahwa ada salah satu alatnya belum difungsikan dengan baik. Dirinya juga mengajukan pertanyaan tentang sistem pelayanan, apakah Rumah Sakit Pratama masih menggunakan sistem kapitasi dan apakah pelayanannya masih sejalan dengan Puskesmas?
“Rumah Sakit Pratama seharusnya sudah efektif mulai dari sistem informasi hingga pelayanannya, bahkan bisa saja dinilai masih menggunakan sistem kapitasi dan hal tersebut masih menjadi pertanyaan,” ujar Indra, Senin (15/01/2024).
Aktivis yang memiliki basic lingkungan dan kesehatan itu juga menyoroti syarat uji fungsi alat kesehatan di Rumah Sakit Pratama. Dirinya menekankan pentingnya menggunakan alat-alat tersebut dan keahlian Sumber Daya Manusia (SDM) dalam mengoperasikan alat-alat tersebut.
“Diharapkan Rumah Sakit Pratama dapat memberikan respon dan berikan tindakan cepat sehingga tidak dianggap amburadul, dan kegunaan utama lahirnya Rumah Sakit Pratama untuk peningkatan mutu pelayanan kesehatan di Gorontalo Utara benar-benar terwujud,” tambahnya.
Lebih lanjut Indra pun berharap, agar pelayanan bisa maksimal dan dapat memberikan optimalisasi kinerja serta peningkatan mutu pelayanan kesehatan, dan juga memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). (Redaksi)
