Definitif.id, Gorontalo Utara – Para petani jagung di Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut) menghadapi kesulitan mendapatkan pupuk karena dana pinjaman Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang diharapkan cair pada November 2023 belum juga terealisasi.
Situasi ini menciptakan ketidakpastian yang meresahkan bagi para petani. Andi Matawang, Anggota DPRD Gorut dari partai NasDem, menyoroti bahwa dana KUR dari pihak perbankan belum disalurkan, menyebabkan kekhawatiran di kalangan petani, Selasa (09/01/2024).
Setelah berdialog dengan pihak perbankan, terungkap bahwa beberapa petani masih memiliki kewajiban tertentu yang harus diselesaikan sebelum dana KUR dapat dicairkan, meskipun ada yang telah menyelesaikannya. Menyikapi permasalahan ini, Andi mengusulkan agar para petani dan pihak perbankan meningkatkan komunikasi serta menyelesaikan kewajiban masing-masing secara objektif.
Dia menegaskan perlunya pihak terkait memberikan perhatian khusus terhadap kewajiban para petani sehingga mereka dapat memperoleh kredit usaha yang mereka butuhkan dengan lancar.
Sementara itu, para petani yang telah menyelesaikan kewajiban mereka berharap agar dana KUR dapat dicairkan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.
Keterlambatan pencairan dana KUR ini berpotensi menghambat aktivitas pertanian dan merugikan para petani yang sangat bergantung pada bantuan tersebut untuk membeli pupuk dan melanjutkan produksi mereka. Diharapkan dengan upaya meningkatkan komunikasi dan penyelesaian kewajiban yang objektif antara para petani dan pihak perbankan, serta perhatian yang lebih besar terhadap masalah ini, dapat membantu memastikan bahwa dana KUR segera cair dan tersedia bagi para petani untuk mendukung keberlangsungan pertanian di Gorut. (Redaksi)
