Welcome to www.definitif.id | Pasti, Jelas dan Terpercaya | Copyright 2022

Identitas Ganda, Tambang Ilegal, dan Luka Hukum di Sulawesi Utara Masuk Gorontalo

Jhojo Rumampuk. (Ist)

Oleh : Jhojo Rumampuk 

Ketua DPD PJS Gorontalo

Definitif.id Opini – Sulawesi Utara kembali dihadapkan pada realitas buram tentang tambang ilegal, penegakan hukum yang pincang, dan kini sebuah dugaan mengejutkan tentang identitas ganda seorang pengusaha tambang yang beroperasi di kawasan Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel).

Dugaan tersebut mencuat bukan dari lembaga resmi, melainkan dari kerja-kerja jurnalis independen yang mencoba mengungkap keterlibatan aktor besar di balik Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI). Namun yang mereka dapat bukan penghargaan, melainkan jebakan.

Salah satu media online di Sulawesi Utara justru mengalami intimidasi yang mengarah pada penjebakan terhadap wartawannya. Mirisnya, dugaan ini melibatkan oknum aparat TNI dan oknum wartawan lainnya, yang justru menjadi alat kekuasaan untuk membungkam penyelidikan.

Apakah ini kebetulan atau sudah menjadi pola?

Sebuah jebakan untuk membungkam suara yang sedang menyentuh saraf sensitif bisnis ilegal?

Yang lebih mencengangkan, hasil penelusuran dari pimpinan media online tersebut mengarah pada identitas ganda dari salah satu tokoh kunci tambang yang disebut-sebut sebagai dua nama berbeda dari satu tubuh yang sama pria kelahiran Desa Lalow, Kecamatan Lolak, Kabupaten Bolaang Mongondow.

Jika benar, ini bukan sekadar pelanggaran administratif. Ini bentuk nyata pemalsuan identitas, pengelabuan sistem hukum, dan bisa dikaitkan dengan pencucian uang, penghindaran pajak, serta praktik korupsi lintas sektor.

Tapi jika aparat hanya menjadi satpam modal ilegal, maka publik berhak bertanya. Mengapa seorang yang diduga punya dua identitas bisa bebas berbisnis tambang?

Bagikan: