Definitif.id, Gorontalo Utara – Diputusnya aliran listrik oleh PLN karena menunggak pembayaran di Dinas Kesehatan Gorontalo Utara (Gorut), mendapat tanggapan serius dari Indra Rohandi Parinding, S.Farm selaku Aktivis Pemerhati Kesehatan dan Lingkungan Gorontalo.
Indra mengkritik sikap acuh tak acuh Pemerintah Daerah (Pemda) Gorut terkait hal tersebut. Indra menuturkan, bahwa persoalan kesehatan bukan hanya di putusnya listrik di kantor Dinas Kesehatan, namun juga terkait keterlambatan pembayaran gaji Sopir Ambulance dan Cleaning Aervice (CS) beserta jasa Petugas Kesehatan.
Menurut Indra, dengan diputusnya aliran listrik di kantor Dinas Kesehatan Gorut menandakan begitu parahnya pengelolaan keuangan di daerah itu. Dikatakan Indra, bahwa dinas teknis seperti Dinas Kesehatan seharusnya mendapatkan perhatian serius, karena menyangkut pelayanan kemanusiaan yang setiap saat dicari dan dibutuhkan oleh masyarakat.
“Dinas Kesehatan merupakan salah satu dinas teknis di bidang kemanusiaan dan kesehatan yang setiap saat dicari dan dibutuhkan oleh masyarakat, sehingga harusnya mendapatkan perhatian khusus Pemerintah Daerah,” ungkap Indra, Rabu (22/11/2023).
Indra pun mendesak Pemda Gorut untuk segera memberikan kejelasan terkait pembayaran gaji Sopir, CS, dan Jasa Kesehatan, terutama menjelang akhir tahun. Menurutnya, hal itu menjadi perhatian serius terkait pengelolaan keuangan daerah, di mana pembayaran gaji dan insentif harus menjadi prioritas utama.
“Ini mencerminkan bagaimana keuangan daerah dikelola. Gaji dan insentif Para Medis harus dipenuhi sebagai acuan yang mendesak dan harus segera diatasi. Mereka yang bekerja, haknya harus diperoleh dengan adil,” ujar Indra.
