HomeNews

Pembebasan Lahan KDMP Tahap II Diminta Ditunda, Aktivis Ingatkan Hak Pekerja dan Penyedia Jasa

Ismail Azis (Foto : Ist)

Definitif.id, Bone Bolango  – Rencana Pemerintah Kabupaten Bone Bolango melakukan pembebasan lahan untuk pembangunan Kampung Desa Merah Putih (KDMP) Tahap II mendapat kritik keras dari Aktivis Gorontalo, Ismail Azis. Ia meminta pemerintah daerah menghentikan sementara langkah menuju pembangunan tahap lanjutan hingga seluruh persoalan pada pelaksanaan KDMP Tahap I diselesaikan secara terbuka dan tuntas.

Menurut Ismail, pemerintah tidak seharusnya berbicara mengenai pembangunan baru ketika pelaksanaan tahap pertama masih menyisakan berbagai persoalan yang belum memperoleh kepastian. Ia menilai langkah tersebut berpotensi memunculkan ketidakpercayaan publik terhadap pengelolaan program yang bersumber dari anggaran negara.

“Jangan sampai pemerintah terlalu cepat berbicara mengenai pembebasan lahan dan pembangunan tahap kedua, sementara masih terdapat persoalan yang belum terselesaikan pada tahap pertama. Masyarakat tentu menginginkan adanya kepastian dan transparansi terhadap program yang menggunakan anggaran negara,” ujar Ismail Azis, Sabtu (4/7/2026).

Ismail menegaskan, penyelesaian seluruh persoalan pada KDMP Tahap I harus menjadi prioritas utama sebelum pemerintah membuka proyek baru. Menurutnya, pemerintah wajib memastikan tidak ada masalah yang ditinggalkan, baik menyangkut progres pekerjaan maupun hak-hak pihak yang terlibat.

Sorotan paling serius, kata dia, mengarah pada pembangunan KDMP di Desa Molotabu, Kecamatan Kabila Bone. Berdasarkan informasi yang diterimanya, proyek tersebut telah selesai dikerjakan dan telah melalui proses Provisional Hand Over (PHO). Namun, di balik selesainya pekerjaan itu, muncul dugaan masih adanya kewajiban pembayaran yang belum dituntaskan oleh pihak pelaksana.

Bagikan:   
Exit mobile version