Usai meninjau pameran, Kepala Sekretariat Deputi Bidang Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat dan Bupati Lampung Selatan beserta jajaran juga turut menyapa siswa-siswi SD/MI, pada kegiatan Edukasi Anti Korupsi Pelajar yang berlangsung di Aula Rimau Bappeda.
Kepala Sekretariat Deputi Bidang Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat Guntur Kusmeiyano menjelaskan, program Jelajah Negeri, Bangun Anti Korupsi adalah roadshow bus KPK di tahun 2022. Yang mana, pada tahun ini terdapat 9 Kabupaten/Kota di Sumatera Selatan, Lampung sampai Banten yang mendapat kunjungan.
“Tujuannya adalah mengimplementasikan nilai-nilai anti korupsi, jujur, mandiri, disiplin, sederhana, berani, adil, kerja keras dan tanggungjawab. Dimana, segmentasinya adalah dari PAUD hingga orang tua, jadi semua elemen kita sosialisasi dalam 2 hari ini dan Kabupaten Lampung Selatan adalah lokus ke-6,” ujarnya.
Lebih lanjut Guntur menjelaskan, pelaksanaan sosialisasi anti korupsi ini, menjadi salah satu program yang sangat efektif. Karena, dalam aksi tersebut dilakukan sejumlah kegiatan yang berujung pada pencegahan dan edukasi kepada masyarakat.
“Saya rasa efektif, karena sosialisasi ini ada 2 yaitu serangan udara dan darat. Serangan udara itu seperti di media sosial, instagram, tiktok, facebook. Nah ini serangan darat, serangan darat ini adalah yang langsung offline, bertemu dengan masyarakat,” jelas Guntur.
“Nah nanti kita akan lihat dalam 2 hari ini festival anti korupsi, nanti kita juga akan langsung meninjau, itu mulai dari tingkat TK, SD, SMP, bahkan nanti saya juga siang akan mengisi di tingkat perguruan tinggi. Itu semua kita sentuh, mudah-mudahan walaupun cuma 2 hari, ada yang menjadi pengungkit, trigger (pemicu) untuk perubahan, khususnya di Kabupaten Lampung Selatan,” ungkapnya lebih lanjut.








