Definitif.id, Gorontalo – Kepala Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Provinsi Gorontalo, Bangkit Bobihoe, menjelaskan, bahwa untuk menilai kinerja Penjabat (Pj) Gubernur yang buruk, dinilai terlalu prematur. Sebab, kata dia, jika melihat indeks dari keseluruhan, Pj Gubernur Gorontalo dari provinsi-provinsi lain jauh berbeda dan tidak apple to apple.
“Harus diketahui, Pj Gubernur belum satu tahun menjabat dan beliau masuk dalam masa transisi disaat angka kemiskinan Gorontalo cukup tinggi. Dengan sisah APBD dari masa jabatan sebelumnya. Jadi murni, tidak ada program yang dicetusnya, yang sesuai dengan perencanaannya Penjagub,” ucap Bangkit, Jumat (23/12/2022).
“Sehingga marilah kita melihat dan menilai sesuatunya secara objektif. Kalau misalnya kita bandingkan dengan Banten dan Penjabat Gubernur lain yang APBDnya cukup tinggi, tentu sangat berbeda jauh dengan Gorontalo yang hanya memiliki APBD cukup kecil,” tambahnya.
Namun, Bangkit juga menilai, semua ini menjadi perhatian bersama dan diharapkan menjadi cambuk penyemangat bagi Pj Gubernur agar bisa bekerja optimal. Karena tahun depan, sudah masuk di mata anggaran yang murni segabai kebijakan Pj Gubernur.
“Dan pastinya kita akan mengawal dan mensupport apapun kebijakan yang diambil Pj Gubernur, selama itu berpihak pada kemaslahatan rakyat. Dan kita juga akan jadi mitra yang kritis bagi kebijakan-kebijakn Pj Gubernur,” bebernya.
Terakhir, politisi muda Partai Demokrat Gorontalo itu menjelaskan, terkait dengan soal evaluasi tersebut sudah menjadi sesuatu yang lumrah dalam lingkungan pemerintahan.
