Welcome to www.definitif.id | Pasti, Jelas dan Terpercaya | Copyright 2022

Laskar Bali Shanti Jet Lie Team Banyuwangi Geruduk Kantor Kecamatan Cluring

Definitif.id, Banyuwangi – Puluhan Anggota Organisasi Masyarakat (Ormas) Laskar Bali Shanti Jet Lie Team Banyuwangi mendatangi Kantor Kecamatan Cluring Kabupaten Banyuwangi, pada Senin (08/05/2023) sekitar Pukul 14.00 WIB.

Kedatangan Ormas tersebut dipicu oleh ketidak responsifan terhadap surat resmi yang telah dikirimkan sebanyak dua kali kepada pihak Pemerintah Kecamatan Cluring. Demikian yang disampaikan oleh Ketua Laskar Bali Shanti Jet Lie Team Banyuwangi, H. Achmad Kholik.

“Kedatangan kami ini bukan tanpa alasan. Sudah dua kali kami mengirimkan surat ke Kecamatan, namun hingga saat ini belum ada tanggapan yang diterima. Bahkan, Camat Cluring terkesan menghindar dengan kedatangan Anggota Ormas ini,” ungkapnya.

Lebih lanjut Kholik pun menyampaikan harapannya, agar Camat Cluring selaku pemangku kepentingan di wilayah itu dapat segera menanggapi surat tersebut.

Sementara itu, Imam, selaku staf Kecamatan Cluring yang bertemu dengan Ketua Laskar Bali Shanti Jet Lie Team Banyuwangi, memohonkan maaf atas kedatangan Anggota Ormas tersebut. Imam mengatakan, bahwa akan segera menyampaikan hal tersebut kepada Camat, namun dirinya tidak dapat memberikan jawaban karena bukan wewenangnya.

Imam juga menambahkan, bahwa saat ini Camat Cluring sedang sakit hari ini. “Mohon maaf atas ketidakhadiran Camat,” imbuhnya.

Namun, saat dihubungi melalui WhatsApp, Camat Cluring, Henry Suhartono, mengatakan, bahwa dirinya sedang berada di Banyuwangi.

Terkait surat yang dilayangkan, Camat Henry menjelaskan, bahwa pertanyaan tersebut sebaiknya dikonfirmasi langsung kepada pihak Desa Cluring, Bhabinsa, dan Bhabinkamtibmas, mengingat penertiban sebelumnya dilakukan secara bersama-sama.

“Silahkan ditanyakan langsung ke Desa Cluring, Bhabinsa, dan Bhabinkamtibmas juga, karena waktu itu penertiban dilakukan bersama-sama. Ini wilayah Desa dan tujuannya untuk pemakaman, bukan untuk berjualan,” ucapnya.

Namun, dalam penjelasannya, Camat menyatakan, dirinya ingin melakukan penertiban agar terlihat rapi dan sesuai dengan peruntukannya.

Camat juga menambahkan, bahwa sudah memberikan peringatan secara lisan dan melalui woro-woro kepada para pedagang yang menduduki tempat tersebut untuk segera pindah.

“Kita sudah memberikan peringatan berulang kali secara lisan, bahkan tanpa surat, tapi tetap saja mereka memasang penjor lagi. Tugas penertiban itu ada di tangan Satpol PP,” pungkasnya. (Kt/Tim)

Bagikan: