Definitif.id, Gorontalo Utara – Bawaslu Gorontalo Utara (Gorut) menggelar Rapat Koordinasi Sentra Gakkumdu di Hotel Grand Q, Kota Gorontalo, yang dibuka langsung oleh Ketua Bawaslu Ronal Ismail. Dalam acara tersebut, Ronal menekankan pentingnya mitigasi dini terhadap pelanggaran Pemilu. Ia menyampaikan bahwa pada Pilkada 2018, terdapat dua pelanggaran pidana yang melibatkan seorang Kepala Desa dan ASN. Untuk mencegah terulangnya kejadian serupa, ia meminta semua pihak termasuk Penyelenggara Pemilu, ASN, TNI, Polri, dan Aparat Desa untuk mematuhi peraturan yang berlaku.
Ronal berharap setiap elemen yang terlibat dapat menjalankan tugasnya dengan dedikasi tinggi. Profesionalisme dalam mengawal Pilkada, menurutnya, sangat diperlukan agar Pemilu serentak tahun 2024 bebas dari pelanggaran. Bawaslu bersama Gakkumdu berkomitmen menjaga ketaatan terhadap peraturan demi memastikan proses demokrasi berjalan dengan baik.
Selain itu, Ronal mengajak seluruh masyarakat untuk berperan aktif dalam mengawasi pelaksanaan Pemilu. Ia menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam mencegah dan melaporkan potensi pelanggaran yang terjadi di lapangan. Dengan demikian, proses Pemilu dapat berjalan dengan lebih transparan dan adil.
Dalam rapat tersebut, Ronal juga menyoroti pentingnya refleksi terhadap pemilihan sebelumnya. Ia berharap semua pihak belajar dari pengalaman masa lalu untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan Pilkada 2024. Melalui koordinasi yang baik dan komitmen bersama, Ronal yakin Pemilu serentak tahun ini akan sukses dan bebas dari pelanggaran.







