Definitif.id, Bone Bolango – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) Non Reguler Tahun 2026 menggelar Diseminasi Awal Program Kerja di Aula Kantor Desa Bube, Kecamatan Suwawa, Kabupaten Bone Bolango, Kamis (23/07/2026).
Kegiatan tersebut menjadi langkah awal pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat sekaligus forum untuk memaparkan hasil identifikasi permasalahan kesehatan beserta program kerja yang akan dilaksanakan selama masa KKN.
Diseminasi dihadiri Penjabat (Pj) Kepala Desa Bube Mar Harris Idris, Kepala Puskesmas Suwawa Suhemy Humalanggi, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Rachmawaty Hunawa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Babinsa, kader kesehatan, serta masyarakat Desa Bube.
Koordinator Desa KKN-PK UNG Desa Bube, Bayu Suriyamsyah Samin, membuka kegiatan dengan menjelaskan bahwa diseminasi bertujuan menyampaikan hasil observasi lapangan sekaligus memperkenalkan program kerja kepada pemerintah desa dan masyarakat.
Selanjutnya, pemaparan program kerja disampaikan oleh Dianita Bakari selaku pemateri, didampingi Koordinator Program Kerja Mohamad Esar Bahuwa bersama anggota tim Zohra Ainsa Busura, Sri Santika Laingo, dan Pratiwi Putri Djaro.
Mahasiswa memperkenalkan empat program prioritas yang disusun berdasarkan hasil observasi dan analisis kebutuhan masyarakat Desa Bube.
Program utama yang diusung adalah Sahabat Gizi Kit, yaitu media edukasi kesehatan bagi ibu hamil dan balita untuk meningkatkan pemahaman mengenai gizi selama kehamilan, jadwal imunisasi, serta pentingnya pemberian ASI eksklusif.
Selain itu, mahasiswa akan melaksanakan Senam Zumba dan Edukasi Pola Makan Sehat sebagai upaya meningkatkan aktivitas fisik masyarakat dan mendorong penerapan pola hidup sehat guna mencegah penyakit tidak menular, seperti hipertensi dan diabetes melitus.
Program lainnya adalah Kerja Bakti Rutin setiap pekan yang bertujuan menciptakan lingkungan desa yang bersih, sehat, dan nyaman melalui partisipasi aktif masyarakat.
Sebagai bentuk keberlanjutan program kesehatan di tingkat desa, mahasiswa juga menggagas Pojok Desa Sehat, yakni pusat informasi kesehatan yang akan dilengkapi hibah satu unit tensimeter digital. Fasilitas tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan pemerintah desa dan kader kesehatan untuk pelayanan kesehatan dasar serta pemantauan tekanan darah masyarakat secara berkala.
Pj Kepala Desa Bube, Mar Harris Idris, mengapresiasi program-program yang telah disusun mahasiswa KKN-PK. Menurutnya, seluruh kegiatan yang dipaparkan relevan dengan kebutuhan masyarakat dan diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas kesehatan warga.
“Kami menyambut baik kehadiran mahasiswa KKN-PK UNG di Desa Bube. Program-program yang dipaparkan sangat relevan dengan kondisi masyarakat. Kami berharap seluruh kegiatan dapat terlaksana dengan baik melalui kerja sama antara pemerintah desa, masyarakat, dan mahasiswa sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh warga,” ujarnya.
Kepala Puskesmas Suwawa, Suhemy Humalanggi, mengatakan pihaknya siap mendukung seluruh rangkaian kegiatan KKN-PK, khususnya program edukasi kesehatan yang melibatkan masyarakat secara langsung.
“Kami siap mendukung seluruh rangkaian kegiatan KKN-PK, terutama program edukasi kesehatan yang melibatkan masyarakat secara langsung. Sinergi seperti ini sangat penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap perilaku hidup bersih dan sehat,” katanya.
Sementara itu, Koordinator Program Kerja, Mohamad Esar Bahuwa, menjelaskan seluruh program yang dipaparkan merupakan hasil identifikasi langsung bersama masyarakat dan disusun berdasarkan persoalan kesehatan yang menjadi prioritas di Desa Bube.
“Kami berharap program yang telah dirancang tidak hanya terlaksana selama masa KKN, tetapi juga dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. Karena itu, kami sangat mengharapkan dukungan dan kolaborasi dari pemerintah desa, Puskesmas, kader kesehatan, serta seluruh masyarakat Desa Bube agar setiap program dapat berjalan secara optimal,” ujarnya.
Forum diseminasi berlangsung interaktif dengan berbagai masukan dari pemerintah desa, tenaga kesehatan, kader, dan masyarakat. Masukan tersebut akan menjadi bahan penyempurnaan pelaksanaan program agar lebih tepat sasaran, berkelanjutan, serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN-PK UNG Non Reguler Tahun 2026 berharap seluruh program yang telah disusun dapat berjalan optimal dan memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Desa Bube melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, tenaga kesehatan, dan masyarakat.
