Welcome to www.definitif.id | Pasti, Jelas dan Terpercaya | Copyright 2022

Terkait Pengiriman Material Tambang ‘Bermodus’ Sampel oleh PT PETS, Aktivis Tegaskan APH Jangan Tutup Mata

Hengki : Karena jika hanya sekedar sampel, jumlah yang dikirimkan itu terlalu besar

Kiriman yang diduga sampel material PT. PETS di Bandara Gorontalo/Insert Hengki Maliki. (Foto: Ist)

Seharusnya, lanjut di, pihak Bandara dapat menyampaikan terlebih dahulu ke pihak APH bahwa ada pengiriman sample dari PT PETS dengan jumlah 133 Corebox.

“Karena ini perlu dicurigai, jika disebut sample, terlalu berlebihan jika sudah mencapai jumlah 20an ton,” ungkapnya.

Dia pun meminta APH tegas dan segera mungkin menindaklanjuti isu yang berkembang terkait dugaan penyelundupan bermodus sampel itu.

“Sebaiknya APH, segera menyelidiki hal itu, kemudian dievaluasi pihak Bandara Djalaludin, karena melakukan pembiaran terhadap pemberangkatan bermodus sampel tersebut,” imbuhnya.

Sebelumnya, pihak Bandara pada Selasa (4/4) malam, Irawan Suyadi dan PT APLOG kepada sejumlah Media memberikan klarifikasinya.

Irawan mengatakan, mengakui dan membenarkan bahwa barang yang dikirimkan oleh PT PETS adalah bongkahan batu yang menjadi sampel dan akan dikirimkan ke Bekasi.

“Benar itu material, dan yang berhak memverifikasi layak tidaknya barang tersebut dikirim adalah otoritas bandara dalam hal ini beliau di PBU Gorontalo. Acuannya adalah Undang-Undang nomor 1 tahun 2009 tentang keamanan dan keselamatan penerbangan, sepanjang itu memenuhi syarat dari aspek 2 itu tidak ada masalah,” ungkap Irawan.

Dia mengaku, pada tanggal 5 Maret 2023 kemarin, pihaknya telah melakukan penerbangan pertama.

“Kami melakukan penerbangan perdana dan itu tidak ada masalah, itu clear. Trus tanggal 10 kita melakukan penerbangan kedua tapi dipersoalkan,” Jelas Irawan.

Hingga berita ini terbit, pihak Media telah berupaya menghubungi Kepala Bandara maupun pihak PT. PETS namun belum tersambung dengan para pihak. Meski begitu, upaya konfirmasi akan terus dilakukan. (Rls-TIM)

Bagikan: