“Cukup enggak itu tidak kan? Kalau belanja pegawai saja tahun ini kurang lebih Rp267 miliar yang sudah termasuk P3K,” jelasnya.
Dengan begitu, ia berharap agar Pendapatan Asli Daeran (PAD) nantinya akan meningkat. Karena jika berharap Dana Insentif Daerah (DID) hanya ada di Kabupaten Gorontalo untuk Provinsi Gorontalo, yang totalnya mencapai Rp 35 miliar.
“Kalau tidak naik kita akan kesulitan penganggaran, karena PAD kita belum mencapai 4 persen dari dana transfer. Sekarang saja pada perubahan ini kita targetkan Rp35 miliar. Saya pesimis itu bisa tercapai,” tandas Roni Imran. (***)








