Definitif.id, Bone Bolango – Aktivitas operasi rutin kepolisian di jalan bone pesisir Kabupaten Bone Bolango, dekat jembatan timbang perbatasan Gorontalo–Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), menjadi sorotan setelah dikeluhkan seorang warga melalui media sosial, Sabtu (18/07/2026).
Keluhan tersebut disampaikan melalui grup Facebook Quick Respon Polda Gorontalo oleh akun ZanyTulip740. Dalam unggahannya, warga tersebut mempertanyakan pelaksanaan operasi penindakan lalu lintas pada hari Sabtu yang disebut berlangsung hingga mendekati malam hari.
“Assalamualaikum. Mohon maaf sebelumnya, apakah bisa ba suiping di hari Sabtu? Ba suiping pas di bok lagi, bikin ta kaget orang di jalan ei,” tulis akun tersebut.
Ia juga meminta perhatian Kapolda Gorontalo terhadap anggota lalu lintas yang disebut melakukan operasi di kawasan dekat jembatan timbang perbatasan Gorontalo–Bolsel.
“Tolοng pak Kapolda ditegur ini anggota lantas Bone Bolango yang ba suiping di bok dekat jembatan timbang perbatasan Gorontalo–Bolsel,” tulisnya.
Menurutnya, aktivitas tersebut disebut dilakukan hampir setiap hari.
“Jadi hari-hari atiolo di bok baru sampai mendekati malam hari lagi kasian eh,” lanjutnya.
Postingan tersebut disertai foto sejumlah personel kepolisian lalu lintas yang sedang melakukan kegiatan di ruas jalan kawasan perbatasan.
Unggahan tersebut kemudian mendapat beragam respons dari warganet. Ada yang menilai pengendara tidak perlu khawatir jika seluruh dokumen kendaraan lengkap.
“Makanya kasih lengkap surat kendaraan dan SIM-nya,” tulis akun Hendra Jahja.
Komentar lain datang dari Adry Mooduto yang menanggapi secara jenaka dengan mengatakan bahwa operasi tersebut baru akan terdorong jika terjadi bencana besar.
“Kecuali gempa 7,9 dengan tsunami dorang tidak ba sweeping,” tulisnya disertai emoji tertawa.
Sementara itu, akun Peserta anonim 775 menilai pertanyaan dan pernyataan dalam postingan tersebut tidak berkelas.
“Pertanyaan dan pernyataan yang sangat amat tidak berkelas,” tulisnya.
Ada pula warganet yang mempertanyakan keberadaan papan informasi atau tanda peringatan sebelum lokasi operasi.
“Ndak bawa papan dorang so..?” tulis akun Mana Mana Jo.
Komentar yang cukup panjang disampaikan akun Alpin. Ia justru menyampaikan pandangan bernada satire sekaligus memuji anggota kepolisian di Bone Bolango.
Menurutnya, masyarakat sudah mengenal karakter polisi di wilayah tersebut sebagai petugas yang ramah dan dekat dengan masyarakat.
Ia bahkan menyindir bahwa karena saking dikenalnya, wilayah Bone Bolango seolah-olah menjadi “daerah sweeping nasional”.
“Jadi dorang mo sweeping di tikungan, tanjakan, pertigaan, perempatan, perlimaaan, di bok halus, bok tajam, so terserah p dorang itu,” tulis Alpin.
Ia kemudian menambahkan secara bercanda bahwa jika memungkinkan, para petugas tersebut layak mendapatkan penghargaan.
“Kalau bisa doa kasana dorang mo dapa penghargaan dari Prabowo Subianto sebagai petugas yang disegani di dunia,” tulisnya.
Komentar tersebut kemudian ditanggapi Zulkarnain Lumbato dengan candaan:
“Alpin terkenal sampai mancanegara ini Bonbol.”
Alpin kemudian kembali membalas dengan memuji kinerja petugas yang disebutnya luar biasa dan tidak mengenal waktu.
“Depe kinerja memang luar biasa… tidak mengenal waktu… pagi, siang, sore, malam, sampai di lorong-lorong yang tidak ada rumah bisa dorang…” tulisnya.
Di sisi lain, komentar warganet sebelumnya juga menyinggung soal tidak adanya kewajiban bagi polisi untuk berjaga selama 24 jam di satu titik tertentu.
Sejumlah warganet berpendapat bahwa keberadaan polisi di jalan dapat dilakukan untuk berbagai kepentingan, seperti pengaturan lalu lintas, penindakan pelanggaran, pengamanan maupun kegiatan kepolisian lainnya.
Namun, keluhan utama dalam postingan tersebut bukan semata-mata keberadaan polisi di jalan, melainkan pelaksanaan operasi rutin yang disebut berlangsung hampir setiap hari, termasuk pada hari Sabtu hingga mendekati malam hari.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian mengenai keluhan tersebut, termasuk mengenai dasar pelaksanaan kegiatan, lokasi penempatan personel serta jadwal operasi lalu lintas di kawasan bok dekat jembatan timbang perbatasan Gorontalo–Bolsel.








