Definitif.id, Lampung Timur (Lampung) – Buntut dari Demo Perangkat Desa se – Lampung Timur yang menuntut pembayaran honor yang telah 6 bulan belum terbayarkan oleh Pemerintah Daerah Lampung Timur terus menuai polemik, selain karena enggannya Bupati Lampung Timur Dawam Raharjo menemui massa aksi, Akibat aksi demo tersebut juga, terindikasi telah terjadi pula dugaan intimidasi dari beberapa Kepala Desa dan Camat kepada para Aparat Desa. Selasa (13/09/2022)
Beberapa Aparat Desa menuturkan kekecewaannya terhadap Bupati Lampung Timur karena tidak menemui massa aksi pada saat digelarnya demo para Aparat Desa.
”Kami sangat kecewa kepada Bupati Lampung Timur yang tak mau menemui kami, kami menilai Bupati tak peduli dengan nasib Perangkat Desa yang memang berharap honor segera dicairkan, agar dapur kami terus ngebul”,tutur Ibrahim koordinator Aksi kepada awak Media.
“Kami berorasi kemarin juga banyak yang di intimidasi dan ancam akan di evaluasi oleh oknum Camat dan Kades agar tidak hadir dalam aksi unjuk rasa menuntut hak kami yang secara tidak langsung juga kepentingan honor mereka”, tambah Ibrahim.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Fraksi Nasdem DPRD Lampung Timur Faisal Risa sangat menyayangkan bila benar ada intimidasi oleh oknum tertentu agar Perangkat Desa tak berdemo menyampaikan aspirasinya.
”Hak mengeluarkan pendapat di muka umum dijamin oleh Undang – undang, jadi patut disayangkan bila ada oknum tertentu yang melarangnya hak konsitusi warga Indonesia dalam menuntut hak mereka yang belum terbayarkan” jelas Faisal Risa








