Welcome to www.definitif.id | Pasti, Jelas dan Terpercaya | Copyright 2022

Bantuan Pangan Bulog Diduga Bermasalah, Warga Ulapato A Temukan Beras Kurang Takaran

Menurut Efendi, temuan tersebut baru diketahui pada hari ketiga penyaluran bantuan. Sebab, jadwal distribusi dibuat selama tiga hari untuk menghindari penumpukan penerima manfaat di lokasi pembagian.

“Kami tidak mau ada asumsi atau tuduhan yang berkembang tanpa dasar. Karena itu kami langsung melakukan pengecekan di lapangan dan mendokumentasikan seluruh proses pemeriksaan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Efendi menegaskan bahwa pemerintah desa hanya bertugas membantu proses penyaluran dan tidak memiliki kewenangan terhadap isi maupun pengemasan beras bantuan. Seluruh karung beras diterima dalam kondisi tertutup rapat dan telah dijahit menggunakan mesin.

“Kami menolak jika ada pihak yang mencoba mengarahkan tudingan kepada pemerintah desa. Karung bantuan yang kami terima dalam kondisi tersegel dan dijahit pabrik. Tidak mungkin pemerintah desa membuka atau mengurangi isinya tanpa meninggalkan jejak yang jelas,” tegasnya.

Yang mengejutkan, dari hasil pemeriksaan fisik ditemukan sejumlah bekas tusukan pada beberapa karung beras. Temuan ini semakin memperkuat perlunya investigasi menyeluruh untuk mengetahui di titik mana dugaan pengurangan isi beras tersebut terjadi.

Pihak Bulog sendiri diketahui telah turun ke lokasi untuk melakukan inspeksi dan melihat langsung kondisi fisik karung beras yang dipermasalahkan warga. Namun hingga kini belum ada penjelasan resmi mengenai penyebab berkurangnya berat beras pada sejumlah karung bantuan tersebut.

Efendi meminta agar persoalan ini tidak dianggap remeh karena menyangkut hak masyarakat penerima bantuan. Ia berharap Bulog dapat bersikap terbuka dan bertanggung jawab dengan melakukan investigasi menyeluruh serta menyampaikan hasilnya kepada publik.

Bagikan: