Sementara itu, Danlanal Tahuna Kolonel Laut (P) Hadi Subandi menegaskan bahwa sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga keamanan wilayah laut, khususnya di kawasan perbatasan Indonesia dan Filipina.
“Kehadiran KRI Selar 879 di wilayah Kepulauan Sangihe diharapkan dapat memberikan rasa aman kepada masyarakat serta memperkuat pengawasan di wilayah perbatasan,” tegas Hadi.
Menurutnya, patroli yang dilaksanakan KRI Selar 879 merupakan bagian dari upaya menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), sekaligus memastikan stabilitas keamanan laut tetap terpelihara dan berbagai aktivitas ilegal di perairan perbatasan dapat dicegah.
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Laksma TNI Endra Hartono bersama personel TNI AL kepada perwakilan nelayan di kawasan Pelabuhan Nusantara Tahuna. Sejak pagi hari, para nelayan telah berkumpul untuk mengikuti kegiatan tersebut.
Bantuan yang diberikan mendapat sambutan positif dari masyarakat penerima. Selain membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari, para nelayan juga mengapresiasi kehadiran kapal patroli TNI AL yang dinilai mampu meningkatkan rasa aman saat melaut.
“Kami sangat berterima kasih atas bantuan ini. Kehadiran TNI AL di wilayah perbatasan juga membuat kami merasa lebih aman saat beraktivitas di laut. Kami berharap kondisi keamanan di Sangihe tetap kondusif dan terjaga,” ujar salah seorang nelayan penerima bantuan.








