Definitif.id, Gorontalo – Perbuatan tidak menyenangkan yang dinilai tidak sopan dan tidak beradab yang dilakukan Aktivis berinisial RH kepada Pejabat Tinggi Negara Rachmat Gobel menuai banyak sorotan dan kecaman.
Betapa tidak, layaknya orang kampungan yang tidak berpendidikan, RH dengan suara tinggi menyampaikan keluhannya kepada Rachmat Gobel terkait penundaan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dan tidak peduli penambang di Pohuwato.
Padahal sudah jelas-jelas yang mengundang RDP adalah Wakil Ketua DPR-RI Sufmi Dasco dari Partai Gerindra, jadi bukan Rachmat Gobel yang mengundang untuk RDP.
Nadir Mohammad selaku Tokoh Pemuda Gorontalo menyayangkan dengan perilaku RH yang mengaku dari Pohuwato. Menurutnya, kenapa harus datang dengan cara teriak-teriak sambil marah-marah ke Rachmat Gobel dari Fraksi NasDem.
“Asal tau saja, sepengetahuan saya RG selalu bekerja dengan baik, semua aspirasi yang masuk kepadanya pasti ditindaklanjuti Nasdem dan untuk permasalahan tambang terus bekerja mencari solusi untuk kasus pohuwato sampai ke akar masalahnya. Rahmat Himran ini kan Caleg PPP Dapil DKI Jakarta, harusnya ia mengeluh kepada petinggi PPP dan silahkan datang ke Fraksinya,” ketus Nadir.

Lebih parahnya lagi, Nadir memvonis bahwa RH itu terkesan dungu dan salah alamat atau pura-pura tidak tahu bahwa pemilik saham terbesar dari PT. PETS adalah Ketua BAPILU-nya dari PPP.
“Seyogyanya Rahmat Himran adalah Kader PPP itu mendatangi Sandiaga Uno selaku pemilik sebagian besar saham pertambangan yang juga menjabat Ketua Bappilu PPP, jangan orang NasDem. Cari Bos-nya sendiri,” jelas Nadir.








