Definitif.id, Gorontalo — Kinerja Sekretaris DPRD (Sekwan) Provinsi Gorontalo, Moh. Rifli Katili, kembali menjadi sorotan. Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, didesak segera melakukan evaluasi terhadap kinerja pejabat yang menjadi penghubung administratif sekaligus komunikasi antara DPRD dan pemerintah daerah tersebut.
Desakan itu disampaikan Ketua LSM Bongkar, Pungki Yusuf, menyusul sejumlah polemik yang belakangan mencuat dan menjadi perhatian publik terkait aktivitas serta pengelolaan kelembagaan DPRD Provinsi Gorontalo.
Pungki menilai, posisi Sekwan memiliki peran strategis dalam memastikan komunikasi kelembagaan DPRD dengan masyarakat berjalan secara terbuka, khususnya ketika muncul persoalan yang menjadi konsumsi publik.
Menurutnya, ketika berbagai pemberitaan mengenai DPRD berkembang luas namun tidak diikuti penjelasan atau respons yang memadai dari pihak Sekretariat DPRD, kondisi tersebut berpotensi menimbulkan persepsi negatif di tengah masyarakat.
“Sekwan itu harus mampu menjadi jembatan komunikasi antara lembaga DPRD dengan publik. Kalau ada persoalan yang menjadi sorotan, jangan justru sulit dikonfirmasi. Ini menyangkut keterbukaan informasi dan kepercayaan masyarakat,” kata Pungki.
Ia pun meminta Gubernur Gusnar Ismail tidak mengabaikan kondisi tersebut dan segera melakukan evaluasi terhadap kinerja Rifli Katili.
Menurut Pungki, evaluasi diperlukan untuk memastikan posisi Sekwan diisi oleh figur yang mampu menjalankan fungsi kelembagaan secara profesional, komunikatif, transparan, serta responsif terhadap persoalan yang berkembang di masyarakat.








