Welcome to www.definitif.id | Pasti, Jelas dan Terpercaya | Copyright 2022

Terbitkan SE Nomor 20 Tahun 2026, Kemendikdasmen Lindungi Siswa Terdampak Karhutla

Penyesuaian layanan pendidikan dilakukan secara terukur dengan mengacu pada Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU):
• Kategori Baik (1–50): Pembelajaran berlangsung normal di sekolah.
• Kategori Sedang (51–100): Pembelajaran tatap muka tetap berjalan dengan pembatasan aktivitas di luar ruangan.
• Kategori Tidak Sehat (101–200): Pembelajaran tatap muka dilakukan secara terbatas. Kelompok rentan seperti siswa PAUD, SD kelas I–III, SLB, dan murid dengan komorbid beralih ke Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).
• Kategori Sangat Tidak Sehat (201–300) & Berbahaya (>300): Pembelajaran tatap muka dihentikan sepenuhnya.

Skema ini membuat keputusan tidak diambil secara seragam. Ketika ISPU membaik, aktivitas sekolah dapat kembali normal. Kota Pekanbaru, misalnya, telah menggelar tatap muka kembali pada 31 Agustus usai ISPU turun ke kategori Sedang, sementara Kota Palembang memilih menyesuaikan jam masuk sekolah.

Berdasarkan pemantauan hingga 1 September 2026 pukul 17.00 WIB, sebanyak 12.874 sekolah dengan 1,43 juta siswa di 27 wilayah pada enam provinsi terpaksa belajar dari rumah. Dari jumlah tersebut, 9.683 sekolah dengan 1.143.421 siswa telah terverifikasi, sedangkan 3.191 sekolah dengan 285.712 siswa masih dalam proses verifikasi.

Kalimantan Barat mencatat angka tertinggi dengan 8.888 sekolah dan 1.001.440 siswa belajar dari rumah. Di Kabupaten Landak, disiapkan pembelajaran luring bagi murid tanpa akses internet. Sementara di Kalimantan Tengah, sebanyak 795 sekolah dengan 141.981 siswa terverifikasi melaksanakan PJJ.

Bagikan: