Welcome to www.definitif.id | Pasti, Jelas dan Terpercaya | Copyright 2022

Rusli Habibie Vs Rahmat Gobel

Oleh: Funco Tanipu

Rusli Habibie (kanan) dan Rahmat Gobel (kiri). (Wikipedia)

Walaupun narasi dan gagasan serta seperti paragraf sebelumnya adalah kebutuhan daerah, namun hanya sedikit kalangan yang akan merespon narasi demikian, lebih suka pada wacana yang bersifat “low-politics”. Tetapi sebagai tokoh yang menjadi harapan Gorontalo, keduanya wajib mendahulukan narasi kemajuan Gorontalo dibandingkan yang tersier lainnya, karena rakyat juga butuh diajak tahu soal bagaimana pembangunan nasional, regional dan daerah.

Keduanya kini berusia di atas 60, tentu rentang usia ini adalah usia pengabdian, periode berbakti untuk daerah. Dan bisa saja, Pemilu 2024 adalah kontestasi terakhir mereka berdua. Kita akan sulit menyaksikan kontestasi seperti ini terulang lagi. Oleh karena itu, keduanya mesti memastikan apakah kontestasi ini akan diwariskan kepada generasi masa depan sebagai kontestasi yang paling memuakkan sepanjang sejarah Gorontalo, atau membalik persepsi umum menjadi kontestasi periode emas Gorontalo, ada gagasan, ide, kecemerlangan pikiran hingga ikhtiar tulus membangun Gorontalo. Pilihan ada pada keduanya, apakah akan mengikuti arus opini seperti yang telah terurai pada awal tulisan ini, ataukah akan membalikkan persepsi yang selama ini beredar dari mulut ke mulut? Seperti posisi dan resiko Ismail Pakaya sebagai Penjabat Gubernur yang saya gambarkan di atas, setiap pilihan ada resikonya, dan dari setiap resiko akan ada kolam air mata kekecewaan di akhir, yang pada titik akhir itu, air mata dan kekecewaan bukanlah sesuatu yang berarti untuk kemaslahatan banyak orang. (*)

Bagikan: